Pemenang Adalah...

Pemenang sejati adalah berani gagal, berarti berani belajar. Berani untuk mendapatkan kemenangan, juga berani hadapi kegagalan sebagai pembelajaran. Hanya mereka yang berani gagal yang dapat meraih keberhasilan.

Seputar Cinta

Jika rasa cinta terbalas, maka bersyukurlah karena Tuhan telah memberikan hidup lebih berharga dengan belas Kasih-Nya. Jika sebaliknya, maka bersabarlah karena Tuhan sudah mempersiapkan yg lebih baik

Banyak Sahabat

Sahabat itu akan menyenangkanmu saat kamu galau, menghiburmu saat kamu sedih dan membelamu saat kamu terluka.

Seputar Persahabatan

Jangan mengabaikan dia yg peduli padamu, suatu hari kamu akan kehilangan dia hanya karena kamu terlalu sibuk dgn dia yg tak peduli.

Cinta Tak Butuh Alasan

Dan cinta itu memang tidak butuh alasan. Seperti semua orang tua yang mencintai anak-anaknya tanpa alasan.

23/02/09

Benteng Vastenberg

Benteng Vastenberg adalah salah satu benteng peninggalan kolonial Belanda di Indonesia. Benteng di depan kompleks Keraton Surakarta ini semula difungsikan Belanda untuk mengawasi aktivitas Pangeran Diponegoro yang didukung oleh Raja Surakarta, Paku Buwono VI. Pada saat itu, Vastenberg juga menjadi awal kompleks hunian perkantoran, sekaligus pertahanan orang-orang Belanda di Surakarta.
Saat ini benteng tersebut milik perseorangan. Pada masa orde baru, benteng tersebut dialihkan kepemilikannya oleh pemerintah kota kepada Perusahaan Perseorangan kemudian dialihkan lagi kepada Pengusaha Swasta lainnya yang menguasai aset berharga tersebut hingga kini. Berpindah tangannya kepemilikan Benteng ini menjadi hal yang sangat memprihatinkan. Bahkan direncanakan kawasan tersebut akan dibangun sebuah sarana modern yang bersifat komersial publik, tanpa memperhatikan tata ruang kota dan segi historis keberadaan Benteng tersebut.
Namun menurut salah satu penguasa kota, penataan kawasan tersebut masih bersifat parsial, dan belum menjadi satu unity dalam konsep penataan kawasan. Di kawasan Gladag yang merupakan jantung kota Surakarta saja katanya, masih ada bangunan lama yang mengganggu, berupa benteng Vastenberg yang kini dikuasai sektor swasta. Setelah ditukar ganti pemerintah, kini kawasan tersebut tidak terawat dan mangkrak. Seharusnya bangunan kuno yang merupakan situs kebudayaan itu dapat dikonservasi, dipreservasi (dipelihara), dan direvitalisasi sehingga tidak kehilangan nilai historisnya. Karena merujuk pada UU yang mengatur cagar budaya, apabila investor penguasa Benteng peninggalan Belanda itu tidak merawat secara baik, maka dapat dituntut ke pengadilan, dan kemungkinan paling ekstrim akan dicabut kepemilikan haknya.
Karena itu dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah, investor (swasta) maupun masyarakat (stake holder) kota, untuk memelihara, melestarikan, dan membangun kawasan tersebut menjadi lebih baik lagi. Terintegrasinya ketiga unsur tersebut yang dapat diwujudkan dalam satu kajian yang nantinya diharapkan dapat membuka mata untuk bersama-sama mencari solusi agar masalah yang muncul seiring dengan issue-issue mengenai pembangunan sektor publik komersial di wilayah historikal ini dapat dipecahkan dengan baik, demi kepentingan bersama untuk pelestarian cagar budaya di kota Surakarta.
Dari pemberitaan yang ada, diketahui bahwa status kepemilikan Benteng Vastenburg saat ini beralih ke kepemilikan individual. Pemilik individual tersebut adalah Robby Sumampuw.

Sejarah Kepemilikan Benteng Vastenburg
Pada mulanya Benteng Vastenburg adalah benteng yang didirikan oleh kolonial Belanda sekitar tahun 1745 oleh Baron Van Imhoff. Pada tahun 1942 Belanda menyerah dan Benteng Vastenburg dimiliki oleh tentara Jepang yaitu T. Maze. Namun sekitar tahun 1945, pada saat RI merdeka, kepemilikan Benteng Vastenburg akhirnya jatuh ke tangan kedaulatan RI dan dimiliki oleh pihak sipil atau Pemkot, yang kemudian ditempati oleh Kostrad Brigif selaku Badan Pertahanan dan Keamanan RI hingga tahun 1986.
Pada tahun 1986, saat kepemimpinana walikota Surakarta Bapak Hartomo, Pak Hartomo mempunyai inisiatif untuk memindahkan Kompi Brigif Kostrad ke lahan yang lebih luas dan lebih layak unuk ditempati karena dirasakan mengganggu pemandangan kota Solo, apabila markas Brigif Kostrad tersebut terletak di tengah kota.
Berdasarkan SK walikota, akhirnya markas Brigif Kostrad dipindahkan. Dengan alasan tersebut, kemudian walikota Solo Bapak Hartomo berinisiatif bahwa tanah sekitar Bentang Vastenburg harus dikelola oleh investor swasta, karena Pemkot membutuhkan dana untuk pemindahan Brigif Kostrad. Akhirnya semenjak itu, kepemilikan Benteng Vastenburg jatuh ke tangan individu atau investor pada tahun 1992.
Terkait dengan status kepemilikan individu yang sekarang, berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kraton ( Bapak Solehudin dan Bapak Bambang Ari W.) menyatakan bahwa pemilik individu Benteng Vastenburg setelah pemindahan Brigif jatuh pada tangan investor swasta yaitu Bapak Handoko pada tahun 1992. Saat ini Benteng Vastenburg sudah beralih kepemilikan, dan pemilik terakhir dari Benteng Vastenburg adalah Bapak Robby Sumampow.
Terkait dengan status kepemilikan Benteng Vastenburg, berdasarkan informasi yang diperoleh menyatakan bahwa investor hanya mempunyai Hak Guna Bangun(HGB) terhadap tanah sekitar Benteng Vastenburg. Para investor hanya diberi alokasi waktu selama 20 tahun untuk mengelola.

29/12/08

Menjadi Diri Kita Yang Baru Di Tahun Baru Hijriyah

Bertepatan dengan penanggalan masehi 29 Desember 2008, diperingati sebagai Tahun Baru 1430 Hijriyah. Pertama kali Tahun Baru Hijriyah ditetapkan Umar bin Khattab sebagai penanggalan umat Islam.

Ada hal yang menarik dikalangan masyarakat kita, masyarakat pada umumnya menjelang tahun baru, misalnya Tahun Baru Masehi, banyak melakukan kegiatan untuk menyambutnya. Kegiatan ini biasanya dan semoga tidak terlepas dari upaya introspeksi dan harapan-harapan (muhasabah). Kalau kita cermati “muhasabah” hampir mirip dengan “ujian”, jika ujian kita dievaluasi, diberi pertanyaan, soal-soal oleh orang lain atau melalui media apa saja kemudian kita bisa melihat hasil evaluasi kita.

Sedangkan muhasabah, kita sendiri yang mengevaluasi dan menguji diri kita, baik dan buruk nilainya hanya kita yang tahu. Tahun baru hijriyah adalah momentum yang sangat baik untuk melakukan koreksi diri dalam hal : AKIDAH, IBADAH, MUAMMALAH, AMALIAH, Introspeksi dilakukan tentunya berkaitan dengan perbuatan-perbuatan di tahun lalu, apakah keempat hal diatas kita laksanakan dengan baik, apakah semua perbuatan itu telah bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat atau justru merugikan orang lain. Jika masih banyak merugikan orang lain, tentunya akan diperbaiki pada tahun baru ini, supaya tahun yang akan datang lebih bermakna itulah harapan-harapannya.

Namun tidak sedikit pula masyarakat yang merayakan tahun baru hanya bertujuan ingin bersenang-senang. Memang akhirnya harus dikembalikan kepada kita sendiri baik pribadi maupun sebagai masyarakat sebagai pencipta budaya untuk memahami sebuah arti tahun baru.

Didalam tahun baru hijriah ini selayaknya, kita sebagai muslim yang taat, mengintrospeksi diri dengan semua apa-apa yang telah kita perbuat. Dan memilih semua bentuk amalan yang baik untuk tetap kita pertahankan dan kita tingkatkan porsi amalan yang baik untuk kita kerjakan. Dan meninggalakan semua perbuatan yang tidak bermanfaat, baik untuk diri kita ataupun orang sekitar kita.

amien..

sumbert :http://www.taktiku.com/2008/12/menjadi-diri-kita-yang-baru-di-tahun.html

03/12/08

Tips Trik Psikotes

Mendapatkan pekerjaan yang mapan dan dengan posisi serta honorarium tinggi adalah keinginan setiap orang saat ini di tengah maraknya PHK. Namun untuk memperebutkan posisi tersebut sangatlah susah, maklum pesaing makin hari makin banyak, belum lagi ditambah dengan persaingan yang tidak sehat (kalau bias ikut dikategorikan). Kepandaian, kecerdasan, seakan luntur tiada berarti disbanding dengan kedekatan personal dan “bisik-bisik” saat kopi darat di luar tempat kerja.
Namun, jangan menganggap semua itu terjadi di semua tempat di negeri ini, perlu ditanamkan dalam alam pikiran kita bahwa masih banyak orang jujur yang mendasarkan pada kemampuan skill individu dalam mencari tenaga kerja.
Nah, satu tahapan yang lazim ditempuh bagi seorang pelamar pekerjaan setelah lolos dari seleksi administrative adalah test psikologi. Mungkin sedikit tulisan ini bias membantu anda yang sedang membutuhkan masukan dikarenakan sebentar lagi akan menghadapi psiko test.

A Sebelum Tes
Anda harus yakin terlebih dulu, bahwa posisi/pekerjaan yang akan dimasuki lewat psikotes itu benar-benar sesuai dengan kemampuan anda, dan sebaiknya juga sesuai dengan keinginan anda.
Persiapkan diri dengan istirahat yang cukup. Seringkali, seseorang sebenarnya mampu mengerjakan tes. Namun, ketegangan atau kondisi tubuh yang tidak prima, dapat membuat hasil tes menjadi jelek. Oleh karena itu, anda harus beristirahat satu atau dua hari sebelumnya agar kondisi fisik menjadi prima.
Pastikan anda sudah tahu tempat tes. Disarankan beberapa hari sebelum tes, anda sudah mengetahui tempatnya, bahkan sudah melihat tempatnya.
Baca kembali surat lamaran dan CV anda, karena ada beberapa tes yang menanyakan hal-hal yang terkait dengan surat lamaran dan CV anda. Jangan sampai jawabannya berbeda dengan CV anda.
Sebaiknya anda berlatih berbagai soal psikotes, sehingga anda menjadi benar-benar siap menghadapi psikotes dengan hasil maksimal.
Anda dapat menggunakan “latihan psikotes” (silakan klik) pada situs ini untuk berlatih berbagai soal psikotes.
Sebelum berangkat ke tempat tes, berdoalah terlebih dulu sesuai keyakinan anda.
Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal, dan jangan terlambat. Juga sebelum berangkat, jangan lupa untuk makan dan minum secukupnya agar kondisi fisik tetap prima.
Walaupun tidak diminta, jangan lupa untuk membawa peralatan tulis-menulis (pensil, penghapus, pena, dsb-nya) dan membawa jam (penunjuk waktu).

B Pada Saat Tes
Umumnya, pada setiap lembar jawaban/soal psikotes, anda diminta mengisi isian nama, tanggal, dsb-nya. Begitu anda diperbolehkan untuk mulai mengisi, jangan lupa dan jangan menunda untuk mengisinya, serta isilah dengan lengkap dan rapi.
Dengarkan baik-baik setiap “ucapan/pengarahan” dari pengawas tes, dan ikuti semua arahan/petunjuknya. Demikian juga petunjuk yang ada di setiap soal tes, jangan lupa untuk membaca petunjuk tersebut terlebih dulu, barulah anda mengerjakan soal tes-nya. Jadi jangan langsung mengisi/menjawab soal yang ada, tanpa membaca/mengetahui cara/petunjuk pengisiannya.
Jangan enggan untuk bertanya ke pengawas tes. Bila ada sedikit saja yang anda tidak mengerti mengenai soal tersebut, maka langsung tanyakan ke pengawas tes yang ada. Dan jangan pernah bertanya ke peserta di kanan-kiri anda, tetapi bertanyalah ke pengawas tes yang ada.
Jangan melihat jawaban orang lain, karena akan membuat hasil anda bertentangan dengan kondisi pribadi yang sesungguhnya. Isilah apa adanya. Untuk jenis-jenis soal tertentu, jawablah yang mudah terlebih dulu.
Contoh-contoh
Pertanyaan Umum dalam Wawancara
Di bawah ini diberikan daftar pertanyaan umum yang dapat menggali 12 aspek seperti berikut ini.
1. Motivasi
Pertanyaan yang dapat menggali aspek motivasi antara lain :
Mengapa anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini ?
Apa yang membuat anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini ?
Tanggung jawab apa yang anda anggap penting dalam pekerjaan ?
Tantangan apa yang anda cari dalam pekerjaan ?
Sebutkan dua hal yang memotivasi anda dalam bekerja.
Apa yang dapat memotivasi anda dalam kehidupan pribadi anda ?
Apa yang dapat memotivasi anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit ?
Apa yang dapat memotivasi anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan ?
Apa alasan anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
Apa yang membuat anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
Selama perjalanan karir anda, posisi mana yang paling anda sukai ?
Mengapa anda ingin mengubah karir ? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
Apa arti bekerja bagi anda ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
2. Ketahanan Terhadap Tekanan (Stres)
Pertanyaan yang dapat menggali aspek ketahanan terhadap tekanan/stres antara lain :
Apakah anda dapat bekerja di bawah tekanan ?
Pernahkan anda bekerja di bawah tekanan ? Ceritakan bagaimana anda menyikapinya?
Dalam lingkungan kerja seperti apa anda merasa nyaman ? (Terstruktur atau tidak ?)
Seandainya ada konsumen yang marah karena hal yang bukan dilakukan anda, bagaimana anda menyikapinya ?
Bagaimana anda menyikapi kritik yang diberikan kepada anda ?
Seandainya anda mendapatkan pekerjaan yang tidak anda harapkan, apa yang akan anda lakukan ?
Apa yang anda anggap sebagai hal yang berat untuk dilakukan dalam pekerjaan ?
Seandainya anda dihadapkan dengan dua tugas yang harus diselesaikan pada saat yang bersamaan, apa yang akan anda lakukan ?
Masalah terbesar apa yang pernah anda hadapi ? Bagaimana anda mengatasinya ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
3. Inisiatif
Pertanyaan yang dapat menggali aspek inisiatif antara lain :
Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini ? Dan darimana serta bagaimana anda mengetahuinya ?
Kriteria apa yang anda gunakan untuk mengevaluasi perusahaan yang anda harapkan menjadi tempat kerja anda ?
Ceritakan mengenai pendidikan dan pelatihan yang pernah anda ikuti.
Bagaimana anda mendapatkan pekerjaan selama ini ? (Apakah melalui iklan, referensi, dsb) - untuk yang sudah pernah bekerja.
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
4. Sikap kerja
Pertanyaan yang dapat menggali aspek sikap kerja antara lain :
Seandainya anda ditempatkan di cabang perusahaan yang jauh dari lokasi anda, bagaimana anda menyikapinya ?
Seandainya ada pengalihan tanggung jawab pada pekerjaan yang anda pegang, bagaimana anda menyikapinya ?
Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda. (untuk yang sudah bekerja)
Apa tanggung jawab anda pada posisi tersebut ? (untuk yang sudah bekerja)
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
5. Kepercayaan Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepercayaan diri antara lain :
Menurut anda, apa definisi/arti kesuksesan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
Menurut anda, apa definisi/arti kegagalan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
Jelaskan ukuran/standar kesuksesan bagi anda.
Pekerjaan apa yang telah anda selesaikan dengan sukses ?
Apa peran anda dalam kesuksesan tersebut ?
Bagaimana anda memandang diri sendiri saat ini ? Apakah sudah sukses ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
6. Kemampuan Berpikir Analitis
Termasuk di dalam kemampuan berpikir analitis adalah “Kemampuan Memecahkan Masalah” (problem solving) dan “Kemampuan Membuat Keputusan” (decision making).
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan berpikir analitis antara lain :
Masalah tersulit apa yang pernah anda alami ? Apa yang anda lakukan ? Bagaimana penyelesaiannya ?
Hambatan atau kendala apa yang ditemukan selama kuliah atau belajar ? Bagaimana cara mengatasinya ?
Ceritakan mengenai persoalan yang pernah anda pecahkan.
Ceritakan situasi dimana anda pernah memiliki masalah dengan pengambilan keputusan.
Ceritakan dimana anda harus membuat suatu keputusan.
Ceritakan bagaimana anda pernah memecahkan masalah yang sulit.
Ceritakan mengenai permasalahan yang paling sering anda hadapi dalam pekerjaan.
Apakah anda pernah menyelesaikan suatu permasalahan bersama-sama rekan ? Apa peran anda dalam menyelesaikan masalah tersebut ?
Apakah anda pernah diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam suatu waktu ? Apa yang anda lakukan ?
Bagaimana anda menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul tiba-tiba ?
Bagaimana anda mengidentifikasikan kedatangan suatu masalah ?
Bagaimana anda membuat suatu keputusan penting ?
Bagaimana anda memecahkan masalah ?
Dalam situasi atau kondisi seperti apa, anda memiliki kemungkinan paling besar untuk berbuat kesalahan ?
Keputusan apa yang terasa sulit bagi anda ? Berikan Contohnya !
Menurut anda, faktor apa yang paling menentukan suksesnya seseorang ?
Apa yang anda lakukan saat dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang penting ?
Apa yang anda lakukan saat kesulitan atau tidak dapat memecahkan persoalan yang anda hadapi ?
Keputusan tersulit apa yang telah anda buat selama tiga tahun terakhir ?
Kapan anda memutuskan untuk berhenti berusaha memecahkan suatu persoalan yang sulit ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
7. Kemampuan Pencapaian Keberhasilan (Achievement)
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan pencapaian keberhasilan antara lain :
Apakah anda senang mengerjakan pekerjaan/proyek yang sulit ?
Apakah anda mempunyai prestasi yang dibanggakan ? Ceritakan !
Apakah anda memiliki inisiatif ? Bagaimana anda menunjukkan hal tersebut ? Ceritakan satu contoh inisiatif yang telah anda ambil.
Apakah anda pernah menyelesaikan persoalan yang sulit ? Atau yang sebelumnya anda pikir tidak dapat anda selesaikan ?
Bagaimana anda menunjukkan keinginan (willingness) untuk bekerja ?
Sebutkan prestasi yang pernah anda capai dalam pekerjaan atau masa kuliah/sekolah !
Sebutkan lima pencapaian terbesar dalam hidup anda !
Apa kegagalan terbesar yang pernah anda alami ? Kekecewaan apa yang anda alami ?
Bagaimana anda mengatasi perasaan tersebut ? Dan mengatasi kegagalan tersebut ?
Hal atau lingkungan seperti apa yang paling mendorong anda dalam bekerja ?
Menurut anda, apa tantangan terbesar dalam pekerjaan ?
Sebutkan bagian dari pekerjaan yang paling menantang dan yang paling tidak menantang.
Apakah anda termasuk orang yang berani dalam mengambil risiko ?
Berdasarkan pengalaman anda, ceritakan secara rinci dalam hal apa anda mengambil risiko untuk menyelesaikan suatu tugas ?
Mengapa anda mengambil risiko tersebut ?
Risiko apa yang anda hadapi saat mengajukan suatu usulan ?
Prestasi apa yang pernah anda dapatkan di sekolah yang tidak dapat anda lupakan ?
Prestasi apa yang pernah anda capai dalam bekerja yang mendapatkan penghargaan dari pimpinan atau perusahaan ? (baik penghargaan lisan ataupun penghargaan tertulis atau materi).
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
8. Aspirasi Diri
Pertanyaan yang dapat menggali aspek aspirasi diri antara lain :
Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda senangi ? Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda tidak senangi ? Kenapa ?
Apa cita-cita anda ketika lulus sekolah ? Ketika lulus kuliah ?
Apakah anda berniat melanjutkan sekolah ? Berniat melanjutkan kuliah ?
Menurut anda, apakah nilai anda merupakan indikasi terbaik untuk hasil akademik anda ?
Kenapa kami harus memilih anda ?
Bisakah anda menyebutkan lima kelebihan dan lima kekurangan anda ?
Bagaimana pendapat anda mengenai perusahaan ini ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
9. Kelemahan Diri
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kelemahan diri antara lain :
Apakah anda telah mencapai semua target yang telah anda tetapkan ? Bila tidak, mengapa ?
Bagaimana anda mengatasi kegagalan dalam pencapaian target tersebut ?
Kelemahan apa yang muncul saat anda dihadapkan pada tugas yang sulit ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
10. Sosialisasi
Pertanyaan yang dapat menggali aspek sosialisasi antara lain :
Ceritakan kegiatan anda di waktu senggang.
Kegiatan apa yang anda ikuti di lingkungan anda ?
Seandainya anda menjadi anggota suatu organisasi, maka kegiatan apa dan peran apa yang akan anda lakukan dalam organisasi tersebut ?
Selain belajar, kegiatan apa saja yang anda ikuti saat masih kuliah atau sekolah ? Posisi apa yang anda pegang ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
11. Kemandirian
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemandirian antara lain :
Ceritakan keputusan-keputusan penting dalam hidup anda, yang anda anggap sebagai keputusan anda sendiri. Juga ceritakan keputusan penting yang anda anggap bukan keputusan anda sendiri.
Mengapa anda memilih jurusan …. ?
Dalam pengambilan suatu keputusan, siapa yang berpengaruh dalam diri anda ?
Dalam hal-hal apa saja orang-orang tersebut anda sertakan ?
Sumber : gilland-ganesha.com, buku “Sukses Mendapatkan Pekerjaan” - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
12. Kepemimpinan
Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepemimpinan antara lain :
Sebutkan kepribadian yang anda miliki yang mencerminkan kemampuan memimpin.
Menurut anda, kualitas apa yang dibutuhkan seorang pemimpin ?
Apa yang paling menjadi tantangan bagi seorang pemimpin ?
Bagaimana cara anda mendelegasikan suatu tanggung jawab ?
Apakah anda membutuhka pengawas dalam bekerja ?
Bagaimana cara anda membuat suatu rencana kerja ?
Bagaimana cara anda memberikan teguran atau mendisiplinkan bawahan anda ?
Seandainya ada bawahan anda yang melanggar aturan perusahaan, bagaimana anda menghadapinya ?
Atasan seperti apa yang anda harapkan ?
Seandainya anda kelebihan beban kerja, apa yang akan anda lakukan ?
Bagaimana cara anda untuk memotivasi sesorang ?
Atasan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
Bawahan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
Atasan seperti apa yang menurut anda tidak adil ?
Contoh-contoh
Pertanyaan Khusus dalam Wawancara
bidang Perbankan, Informatika, Teknik Sipil, Elektronika, dsb.
Di bawah ini diberikan daftar pertanyaan khusus berbagai bidang pekerjaan, yaitu untuk bidang perbankan, informatika, teknik sipil, elektronika, hubungan masyarakat, dsb-nya.
Sebelum anda berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, ada baiknya anda terlebih dulu berlatih untuk menjawab “pertanyaan umum” (silakan klik) pada situs ini bersama rekan anda.
1. Contoh Pertanyaan Khusus
Kelompok Bidang Perbankan
Ceritakan, apa yang dimaksud dengan bank ?
Sebutkan dan jelaskan produk-produk perbankan yang anda ketahui.
Jelaskan perbedaan deposito dengan tabungan.
Bidang Marketing
Apakah yang anda ketahui tentang marketing secara umum ? Dan marketing khusus untuk perbankan ?
Seandainya anda menjadi seorang petugas marketing, bagaimana cara anda mencari nasabah ?
Syarat-syarat apa saja yang ditetapkan oleh bank untuk mendapatkan pinjaman ?
Untuk memperkecil resiko kredit, maka permohonan kredit harus dinilai oleh bank. Jelaskan yang dimaksud dengan 5 C ?
Jelaskan apa yang dimaksud dengan f.e.o., dan gadai ?
Bidang Costumer Sevice (CS)
Sebutkan dan jelaskan tugas-tugas CS (Costumer Sevice) secara umum. Dan tugas-tugas CS di perbankan.
Bagaimana menurut anda sikap Costumer Sevice yang baik ?
Bagaimana sikap anda jika menghadapi nasabah yang banyak menuntut ?
Bagaimana sikap anda bila ada nasabah yang ingin menutup rekeningnya, padahal nasabah tersebut merupakan prime customer ?
Hal-hal apa saja menurut anda yang perlu dirahasiakan terhadap sesama karyawan maupun pihak lain ?
Sebutkan syarat-syarat untuk pembukaan rekening perorangan. Kemudian sebutkan untuk rekening perusahaan.
Bagaimana sikap anda saat atasan menegur anda ?
Bidang Teller
Sebutkan dan jelaskan tugas-tugas Teller.
Bagaimana menurut anda sikap Teller yang baik ?
Jelaskan perbedaan cek dengan BG.
Jelaskan ciri-ciri uang palsu.
Back Office Processing (BOP)
Sebutkan dan jelaskan perbedaan bank umum dengan bank perkreditan rakyat.
Jelaskan mengenai kliring.
Jelaskan perbedaan cek dengan BG.
Hal-hal apa saja menurut anda yang perlu dirahasiakan terhadap sesama karyawan maupun pihak lain ?
Pimpinan/Kepala CS atau Teller atau BOP
Seandainya anda menjadi pimpinan, ceritakan hal-hal apa saja yang anda lakukan bila ada karyawan baru yang menjadi bawahan anda.
Seandainya anda menjadi pimpinan, jelaskan apa yang akan anda lakukan jika bawahan anda malas dan tidak efisien.
Seandainya anda menjadi pimpinan, ceritakan tindakan-tindakan apa yang anda lakukan dalam membimbing, mengarahkan, dan memotivasi bawahan anda.
Seandainya anda menjadi pimpinan, bagaimana sikap anda bila ada bawahan yang sering terlambat ?

19/11/08

City Walk Solo

Secara definitive Pemkot Solo menetapkan di sepanjang jalur lambat sisi selatan jalan Slamet Riyadi hingga Pasar Gede. Tetapi dalam pemaparan Walikota ada tiga alternative yang ditawarkan; yaitu mewujudkan kawasan kuliner sepanjang kawasan Coyudan, Jln Mayor Sunaryo, dan Jln. Suryo Pranoto. Pertimbangan pemilihan lokasi adalah tidak jauh dari keramaian kota serta tidak merupakan kawasan padat lalu l;intas.

Panjang city walk :
Rencananya sepanjang 6 km yang akan diwarnai dengan berbagai street furniture( kursi taman, lampu penerangan jalan, papan informasi, kotak tempat sampah, kotak surat dan lain2), yang menampilkan ciri khas kota Solo, serta dilengkapi dengan taman-taman disepanjang jalan, ada juga atraksi budaya yang bisa dipertontonkan. Sehingga menambah daya tarik pejalan kaki.
Daya tarik sebagai potensi obyek wisata :
Lokasi
Obyek wisata
Stasiun Purwosari - Brengosan
Wisata kuliner dan wisata belanja
Brengosan - Gendengan
Wisata kuliner
Gendengan - Sriwedari
Wisata arsitektur dan wisata belanja
Sriwedari - Ngapeman
Wisata budaya, atraksi seni dan arsitektur
Ngapeman gladak
Wisata belanja dan budaya
Gladag – Pasar Gede
Wisata budaya dan belanja
Konsep City walk :
Kawasan city walk dikonsep sebagai pedestrian ways yang menarik dimana pengguna mengalami kontinuitas obyek. Obyek setiap segmen disesuaikan dengan potensi kawasan yang meliputi aktivitas lingkungan, komuditas wisata, kawasan perdagangan dan arsitektur kawasan. Segmen yang terdapat banyak bangunan kuno dan pusat belanja ditekankan pada wisata budaya dan belanja. Pengolahan fisik ruang jalan didesain dengan perlengkapan street furniture khas budaya Solo. Ground cover dengan paving dikonsep secara unik dan menarik sehingga menampilkan cirri khas budaya Solo era kerajaan, colonial dan Solo masa kini. Yang cukup menarik pada simpul perempatan atau pertigaan sebagai area transisi antar segmen akan diolah dengan ground cover dan street furniture yang khas. Street furniture didesain menggabungkan pola variatif dan kontinyu untuk menghindari pemandangan monoton disepanjang areal city walk. Prospek ke depan city walk akan menyambung dengan kampong Batik Laweyan dan pusat wisata kuliner yang saat ini tengah digagas. Membayangkan city walk sepanjang 6 km lengkap dengan titik2 pusat jajanan, panggung terbuka, street furniture dan ground cover yang unik terbentang di kawasan yang memiliki bangunan kuno, pusat2 komersioal dan kantor2 pemerintah , diwarnai melajunya rangkaian kereta api dengan kecepatan maksimal 25 km/jam, sungguh luar biasa.
Tidak sekedar membangun satu kawasan sebagai areal khusus pejalan kaki yang menghubungkan fungsi-fungsi komersial dan hiburan semata, namun dikonsep menjadi ruang public, ruang interaksi segenap warga kota sekaligus sebagai etalase jati diri Kota Solo. Terinspirasi darinslogan “Sala’s future is Sala’s past, Masa Depan Sala adalah Masa Lalu Sala”. Slogan yang dimunculkan budayawan Kuntowijoyo pada tahun 1999 mampu menggelitik Walikota Solo melontarkan ide pemberlakuan City Walk sebagai awal beautifikasi wajah kota. Selain itu juga terinspirasi oleh city walk di Singapura. Program ini digagas cukup serius, mengingat tentang sudah parahnya kerusakan wajah kota Solo sat ini. Ada indikasi sejak beberapa tahun yang lalu untuk “menghancurkan” wajah Kota Solo melalui pembangunan fisik yang sama sekali tidak mengindahkan filosofi dan kaidah arsitektur wajah Kota Solo. Memang untuk pembenahan wajah kota secara serius, berkelanjutan, partisipatif, tentu melibatkan banyak pihak Dikenalnya Solo secara historis juga merupakan kota perdagangan , maka penataan mutlak memerlukan partisipasi para pelaku perdagangan.
Dalam hal ini pemerintah adalah pihak yang paling tepat memerankan fungsi penataan kota, sebab pemerintah dilengkapi dengan pegangan yang mengikat banyak pihak seperti rencana strategis pembangunan kota, rencana tata ruang kota, dan regulasi yang ditunjang kewenangan untuk mengatur (to govern)